DETAIL CANTUMAN
Kembali ke sebelumnya  
Judul PENGARUH TERAPI BEKAM (BASAH) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK HOLISTIC NURSING THERAPY DESA TAMANSARI KECAMATAN DRINGU PROBOLINGGO
Penulis SITI FATIMAH -
NIM/NPM 11.01.029
No. Panggil 11 SIT p 029
Dosen Pembimbing Dr. Grido Handoko S.
Achmad Kusyairi, S.Kep., Ns., M.Kep
Publikasi Genggong-Probolingo: STIKES HAFSHAWATY ZAINUL HASAN GENGGONG, 2015
Deskripsi Fisik
Abstraksi Tekanan darah normal berkisar 120/80 mmHg, apabila seseorang
mengalami tekanan darah tinggi dan belum mendapatkan pengobatan yang tepat
dan pengontrolan secara teratur (rutin), maka hal ini dapat membawa penderita
kedalam kasus serius bahkan bisa menyebabkan kematian.
Desain penelitian yang digunakan adalah Pre Experimental Design,
dengan pendekatan One-Group Pre-Post Test Design. Sampel ditentukan secara
Purposive sampling sebanyak 31 pasien dari 38 populasi penderita hipertensi di
Klinik Holistic Nursing Therapy. Sebelum dan sesudah terapi tekanan darah
responden diukur dengan tensi meter (ABN), selanjutnya data diolah melalui
proses Editing, Coding, Scoring, Transferring, cleaning, dan Tabulating. Analisa
data menggunakan Windows SPSS 17 dengan uji statistik Wilcoxon.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah
sebelum diberikan perlakuan adalah 174.5/108.3 mmHg dan rata-rata tekanan
darah sesudah diberikan perlakuan adalah 140.9/91.6 mmHg. Uji Wilcoxon
menunjukkan p-value=0.000, sehingga p-value=0.000 < α=0.05 artinya H0
ditolak maka H1 diterima. Dengan demikian ada pengaruh terapi bekam (basah)
terhadap tekanan darah.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa satu kali pengobatan
bekam (basah) memiliki efek positif pada penurunan tekanan darah tinggi, untuk
itu diharapkan penderita hipertensi dapat mengontrol tekanan darahnya dengan
berbekam secara rutin.
Kata Kunci Terapi Bekam (Basah), Tekanan Darah, Hipertensi
Karya Ilmiah Skripsi
Full Text
LOADING LIST...
  Kembali ke sebelumnya