DETAIL CANTUMAN
Kembali ke sebelumnya  
Judul PERBEDAAN KADAR GULA DARAH PADA OBESITAS TIPE 1 DAN OBESITAS TIPE 2 DI DESA SELOMUKTI KECAMATAN MLANDINGAN KABUPATEN SITUBONDO
Penulis Rusdiyanto - Personal Name
NIM/NPM 11.01.028
No. Panggil 11 RUS p 028
Dosen Pembimbing Ns. Mariani, S. Kep
Dr. Grido Handoko S.
Publikasi Genggong-Probolingo: STIKES HAFSHAWATY ZAINUL HASAN GENGGONG, 2015
Deskripsi Fisik
Abstraksi Obesitas atau kegemukan telah meningkat secara signifikan dan dianggap masalah kesehatan bagi masyarakat yang. Obesitas berhubungan dengan resiko peningkatan berbagai penyakit sehingga menimbulkan dampak merugikan bagi kesehatan dan meningkatkan masalah pada masyarakat salah satunya adalah peningkatan kadar gula darah.
Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel ditentukan secara random sampling 32 orang dari 37 populasi obesitas di desa selomukti, mlandingan, situbondo. Dengan responden obesitas dibedakan menjadi dua yaitu obesitas tipe 1 dan obesitas tipe 2. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan Quisioner, selanjutnya data diolah melalui proses editing, coding, scoring, tabulating.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rata – rata glukosa pada obesitas tipe 1 177,31 mg/dl, dan obesitas tipe 2 207,5 mg/dl. Uji T-test menunjukkan p – value = 0,000, sehingga p – value = 0,000 < α = 0,05 artinya H0 ditolak maka H1 diterima, dengan demikian ada perbedaan kadar gula darah pada obesitas. Analisa data menggunakan windows SPSS 17 dengan uji statistik T-test.
Disarankan kepada penderita obesitas untuk menerapakan pola hidup sehat dan olahraga seimbang sebagai upaya untuk menurunkan prevalensi obesitas serta perlu meningkatkan aktivitas fisik dan memperbaiki pola makan
Kata Kunci Obesitas, kadar gula darah (puasa)
Karya Ilmiah Skripsi
Full Text
LOADING LIST...
  Kembali ke sebelumnya